Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Iklan Navigasi Header

Fathul Qorib Awal dan terjemah | Syara'itu Wujubis Sholat

 بسم الله الرحمن الرحيم

Fasal  Syarat syarat wajib sholat ada 3 :  1. Islam

Fasal

Syarat syarat wajib Sholat ada 3 :

1. Islam

Maka tidak diwajibkan sholat bagi orang kafir yang asli; dan tidak wajib Qodlo' ketika masuk islam, sedangkan orang Murtad wajib sholat dan di Qodlo' ketika kembali islam.

2. Baligh

Maka tidak diwajibkan anak kecil laki dan perempuan; tetapi harus diperintahkan untuk melaksanakan sholat setelah berusia 7 tahun.

Jika memang sudah Tamyiz di usia tersebut, jika sudah berumur 7 tahun tapi masih belum Tamyiz; maka (diperintah untuk sholat) setelah Tamyiz

Dan boleh dipukul ketika meninggalkan sholat saat usianya genap 10 tahun -dengan catatan pukulannya tidak sampai menimbulkan luka, memar DLL-

 Tamyiz ada beberapa versi:

* anak kecil yang sudah bisa makan, minum, Istinja sendiri

* anak kecil yang sudah mengerti kanan dan kiri

* anak kecil yang sudah mengerti baik dan buruk

3. Berakal

Maka, orang gila tidak diwajibkan sholat. 

Uraian Mushonif yang berbunyi "yang dimaksud 3 syarat diatas adalah usia yang sudah dituntut untuk hidup mandiri" tidak disebutkan di sebagian naskah matan.

Sholat sholat yang disunnahkan ada 5 : -disebagian naskah matan redaksinya berbunyi مفروضات-

1. Sholat Idul Fitri

2. Sholat Idul Adha

3. Sholat gerhana matahari

4. Sholat gerhana bulan

5. Sholat Istisqo'

Sholat sholat Sunnah yang menyertai (Red : Sepaket) dengan Sholat Fardlu atau juga disebut Sholat Sunnah Rawatib ada 17 Rakaat :

Sholat sholat Sunnah yang menyertai (Red : Sepaket) dengan Sholat Fardlu atau juga disebut Sholat Sunnah Rawatib ada 17 Rakaat :

* 2 Rakaat sebelum Sholat Shubuh

* 4 Rakaat sebelum Sholat Dzuhur

* 2 Rakaat setelah Sholat Dzuhur

* 4 Rakaat sebelum Sholat Ashar

* 2 Rakaat sebelum Sholat Maghrib

* 3 Rakaat setelah Sholat Isya' (2 Sholat Sunnah Rawatib; 1 Sholat Witir)

Minimal Sholat Witir adalah 1 Rakaat, maksimalnya 11 Rakaat. Waktunya diantara Sholat Isya' dan terbit Fajar. Jika Sholat Witir ditunaikan sebelum Isya' baik sengaja atau lupa, maka tidak dianggap.

Diantara 17 Rakaat Rawatib diatas; yang sangat dianjurkan 10 Rakaat :

* 2 Rakaat sebelum Sholat Shubuh

* 2 Rakaat sebelum Sholat Dzuhur

* 2 Rakaat setelah Sholat Dzuhur

* 2 Rakaat setelah Sholat Maghrib

* 2 Rakaat setelah Sholat Isya'


Ada 3 Sholat Sunnah yang sangat dianjurkan; tapi tidak sepaket dengan sholat Fardlu :

1. Sholat malam

Sholat Sunnah Mutlaq di malam hari lebih baik daripada Sholat Sunnah Mutlak di siang hari, Sholat Sunnah tengah malam lebih baik, (Tapi) Sholat Sunnah diakhir (1/3) malam lebih baik (lagi). Ini bagi orang yang membagi langit menjadi 3 kategori (waktu).

2. Sholat Dhuha

Minimal 2 Rakaat, Maksimal 12 Rakaat. Waktunya dimulai dari naiknya matahari sampai condongnya matahari (Dzhuhur) seperti yang dikatakan Imam Nawawi di dalam kitab Tahqiq dan Syarh Muhadzab.

- Sholat Dhuha yang lebih Afdol adalah 8 Rakaat -

3. Sholat Tarawih  Jumlahnya ada 20 Rakaat 10 salam tiap malam bulan Ramadlan, dan jumlahnya ada 5 istirahatan. Tiap 2 Rakaat diantara 20 Rakaat tersebut; harus diniati "melaksanakan sholat Sunnah Tarawih" atau "niat mendirikan/menghidupi bulan Ramadlan"

3. Sholat Tarawih

Jumlahnya ada 20 Rakaat 10 salam tiap malam bulan Ramadlan, dan jumlahnya ada 5 istirahatan. Tiap 2 Rakaat diantara 20 Rakaat tersebut; harus diniati "melaksanakan sholat Sunnah Tarawih" atau "niat mendirikan/menghidupi bulan Ramadlan"

Seandainya ada orang melaksanakan Sholat Tarawih 4 Rakaat 1 salam, maka Sholatnya tidak sah. Waktunya diantara Sholat Isya' dan terbit Fajar.

Wallahua'lam

Post a Comment for "Fathul Qorib Awal dan terjemah | Syara'itu Wujubis Sholat"