Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Iklan Navigasi Header

Fathul Qorib Awal dan terjemah | Muqoddimah 1

بسم الله الرحمن الرحيم

Syekh Ibnu Qosim - pengarang kitab Fathul Qorib ini - memulai pembukaan kitab ini dengan bacaan Alhamdulillah untuk bertabaruk (mengambil barokah) dengan Fatihatul kitab (pembuka kitab)
Syekh Ibnu Qosim - pengarang kitab Fathul Qorib ini - memulai pembukaan kitab ini dengan bacaan Alhamdulillah untuk bertabaruk (mengambil barokah) dengan Fatihatul kitab (pembuka kitab)

Lalu, kenapa lafad Alhamdulillah disebut Fatihatul Kitab?

Itu dikarenakan ucapan Alhamdulillah ini digunakan sebagai pembuka segala sesuatu yang bernilai positif, serta menjadi penutup doa doa yang diijabahi; dan juga kalimat Alhamdulillah ini menjadi kalimat terakhir orang orang Mukmin di Surga atau Daruss tsawab (Desanya ganjaran).

Adapun yang dimaksud "menjadi kalimat terakhir orang orang Mukmin di Surga" ada dua penafsiran:

1. Disurga ketika orang Mukmin menginginkan sesuatu, mereka hanya perlu memintanya dengan mengucap

سبحانـك اللهم وبحمدك

Seketika itu hidangan langsung tersedia di depan mata, kemudian ketika mereka selesai menyantap hidangan tersebut, mereka menutupnya dengan ucapan Alhamdulillah 

2. Semua orang orang mukmin disurga sibuk berdzikir membaca Tasbih dan mengagungkan Allah, dan setelah itu ditutup dengan Tahmid dan pujian.

mereka sibuk berdzikir dikarenakan didalam dzikir tersebut terdapat rahasia dan kelezatan tersendiri yang melebihi lezatnya dunia.

Tapi penafsiran yang dianggap cocok adalah yang kedua.

kenapa demikian?

karena orang yang menafsiri dengan model pertama hanya dianggap melihat dunia saja.
sehingga, dipikirannya hanya ada makan dan minum.

Jadi, penafsiran yang pertama lebih cocok disematkan kepada binatang, bukan kepada manusia.

(Kemudian) Syekh Ibnu Qosim memanjatkan puji syukur kepada Allah dengan harapan semoga Allah memberikan Taufiq kepada hambanya yang memiliki keinginan mendalami ilmu agama sesuai dengan kehendaknya (Allah) dizaman Azali.

Dan juga, Syekh mencurahkan Sholawat dan Salam kepada makhluk paling utama yakni nabi Muhammad yang sekaligus menjadi tuannya para rasul.
dan sekaligus beliau yang pernah bersabda:
Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan, maka Allah akan pahamkan dia dalam ilmu agama

Sholawat juga syekh haturkan kepada keluarga nabi, dan sahabat nabi dimasa ingatnya orang orang yang ingat (berdzikir kepada Allah dan rasulnya) dan dimasa lalainya orang orang yang lupa (berdzikir kepada Allah dan rasulnya).

Setelah,, membaca Basmalah, sholawat dan salam, Syekh melanjutkan pembukaannya:

Setelah, membaca Basmalah, Sholawat dan Salam, Syekh melanjutkan pembukaannya:

Kitab Fathul Qorib ini sangat ringkas dan tidak bertele tele, Syekh menyusun kitab ini sebagai penjelas dan penyempurna dari kitab Matan bernama Taqrib dengan tujuan :

1. Semoga kitab ini dapat diambil manfaat bagi yang membutuhkan, khusunya para pemula yang ingin mendalami cabang cabang Syariat dan agama

2. Supaya kitab ini bisa menjadi lantaran keselamatan beliau di hari yang dijanjikan atau lebih tepatnya hari Qiyamat

3. Supaya kitab ini bisa bermanfaat bagi orang orang islam

Sesungguhnya Allah adalah dzat yang maha mendengar doa hambanya, dzat yang dekat dan dzat yang maha mengabulkan. 
Barangsiapa yang menjadikan Allah sebagai tumpuan hidup, maka (niscaya) orang itu tidak akan merugi.

Wallahua'lam

Post a Comment for "Fathul Qorib Awal dan terjemah | Muqoddimah 1"