Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Iklan Navigasi Header

Fathul Qorib Awal dan terjemah | Siwak

 بسم الله الرحمن الرحيم


Fasal menjelaskan tatacara penggunaan alat siwak

Fasal menjelaskan tatacara penggunaan alat siwak

Siwak termasuk dari sekian kesunahan kesunahan Wudlu'. Siwak juga bisa diartikan sebagai benda yang digunakan untuk bersiwak; seperti kayu arak dan sejenisnya.

Kayu Siwak


-'dan sejenisnya' dalam artian setiap benda kasar yang suci dan bisa menghilangkan kuning kuning gigi (gudel), bisa berupa kain bahkan bisa menggunakan jari orang lain yang masih hidup yang kasar dan (jarinya) sambung. dengan catatan orang tersebut ridlo. Jika tidak Ridlo maka haram namun (tetap) sah. Jika menggunakan jari sendiri tidak mencukupi. -

Siwak dianjurkan di setiap saat dan tidak Makruh Tanzih (tidak mengarah ke Haram).

- Kalau Tahrim mengarah ke haram -


Kecuali setelah matahari 'condong' (sekitar Dzuhuran) bagi orang yang berpuasa. Baik puasa Fardlu atau puasa Sunnah, dan kemakruhan tersebut sudah tidak berlaku ketika matahari sudah terbenam (sekitar Maghrib). Namun Imam Nawawi berpendapat tidak makruh (bersiwak) bagi orang yang berpuasa baik sebelum 'condong' maupun sesudah 'condong'.

Bersiwak sangat direkomendasikan di 3 kondisi (daripada yang lain):


Ber Siwak sangat direkomendasikan di 3 kondisi (daripada yang lain):


1. Ketika (bau) mulut berubah karena Azm

'Azm' ada yang mengatakan 'diam yang lama' (tidak ngomong sama sekali), ada yang mengatakan 'tidak makan' (sama sekali sehingga bau mulutnya berubah)

Mushonif menambah kriteria وغيره untuk memasukkan perubahan mulut yang disebabkan selain Azm seperti makan sesuatu yang baunya menyengat semisal bawang merah atau putih DLL.

2. Ketika bangun tidur

3. ketika hendak melaksanakan shalat. Baik shalat Fardlu atau shalat Sunnah.

Masih ada waktu yang direkomendasikan untuk ber Siwak lain yang disebutkan di dalam kitab kitab besar; seperti membaca Al Qur'an dan ketika menguningnya gigi.

Kesunahan bagi orang yang (hendak) bersiwak:

1. Niat melaksanakan kesunahan bersiwak. bukan sekedar gosok gosok tanpa diniati

2. Ber Siwak menggunakan tangan kanan (cara memegangnya bisa dilihat dibawah)


2. Ber Siwak menggunakan tangan kanan (cara memegangnya bisa dilihat dibawah)

2. Ber Siwak menggunakan tangan kanan

3. Dimulai dari mulut sisi sebelah kanan

4. Diarahkan/digerakkan/digosokkan ke langit langit mulut dan gigi geraham secara lembut

Wallahua'lam

Post a Comment for "Fathul Qorib Awal dan terjemah | Siwak"